Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

Abu Nawas Mati

Baginda Raja pulang ke istana  dan langsung  memerintahkan para prajuritnya menangkap Abu Nawas. Tetapi Abu  Nawas  telah  hilang  entah  kemana  karena  ia  tahu  sedang  diburu  para  prajurit  kerajaan.  Dan  setelah  ia  tahu  para  prajurit kerajaan  sudah  meninggalkan  rumahnya,  Abu  Nawas  baru berani pulang ke rumah.   "Suamiku, para prajurit kerajaan tadi pagi mencarimu.”    "Ya  istriku,  ini  urusan  gawat.  Aku  baru  saja  menjual Sultan Harun Al Rasyid menjadi budak.”     "Apa?"   "Raja kujadikan budak!"   "Kenapa kau lakukan itu suamiku.”    "Supaya  dia  tahu  di  negerinya  ada  praktek  jual  beli budak. Dan jadi budak itu sengsara.”    "Sebenarnya  ma...

Strategi Maling

Gambar
Tanpa   pikir   panjang   Abu   Nawas   memutuskan   untuk menjual   keledai   esayangannya.   Keledai   itu   merupakan kendaraan   Abu   Nawas   satu-satunya.   Sebenarnya   ia   tidak tega untuk   menjualnya.   Tetapi   keluarga   Abu   Nawas   amat membutuhkan uang. Dan strinya setuju.    Keesokan   harinya   Abu   Nawas   membawa   keledai   ke pasar. Abu Nawas tidak tahu alau ada sekelompok pencuri yang terdiri dari empat orang telah mengetahui keadaan dan rencana Abu   Nawas.   Mereka   sepakat   akan   memperdaya   Abu   Nawas. Rencana pun mulai mereka susun.    Ketika   Abu   Nawas   beristirahat   di   bawah   pohon,   salah seorang mendekat dan berkata,    "Apakah engkau akan menjual kambingmu?"    Tentu saja Abu ...

Tetap Bisa Cari Solusi

Mimpi buruk yang dialami Baginda Raja Harun Al Rasyid tadi  malam  menyebabkan  Abu  Nawas  diusir  dari  negeri Baghdad.  Abu  Nawas  tidak  berdaya.  Bagaimana  pun  ia  harus segera  menyingkir  meninggalkan  negeri  Baghdad  hanya  karena mimpi.  Masih  jelas  terngiang-ngiang  kata-kata  Baginda  Raja  di telinga Abu Nawas.   "Tadi malam aku bermimpi bertemu dengan seorang laki-laki tua. la mengenakan jubah putih. la berkata bahwa negerinya akan  ditimpa  bencana  bila  orang  yang  bernama  Abu  Nawas masih  tetap  tinggal  di  negeri  ini.  la  harus  diusir  dari  negeri  ini sebab  orang  itu  membawa  kesialan.  ia  boleh  kembali  ke negerinya dengan sarat tidak boleh dengan berjalan kaki, ber...

Ibu Sejati

Kisah  ini  mirip  dengan  kejadian  pada  masa  Nabi Sulaiman ketika masih muda.   Entah sudah berapa hari kasus seorang bayi yang diakui oleh dua orang ibu yang sama-sama ingin memiliki anak. Hakim rupanya  mengalami  kesulitan  memutuskan  dan  menentukan perempuan yang mana sebenarnya yang menjadi ibu bayi itu.   Karena  kasus  berlarut-larut,  maka  terpaksa  hakim menghadap  Baginda  Raja  untuk  minta  bantuan.  Baginda  pun turun  tangan.  Baginda  memakai  taktik  rayuan.  Baginda berpendapat  mungkin  dengan  cara-cara  yang  amat  halus  salah satu,  wanita  itu  ada  yang  mau  mengalah.  Tetapi  kebijaksanaan Baginda Raja    Harun  Al  Rasyid  justru  membuat  kedua  perempuan makin...

Manusia Bertelur

Sudah  bertahun-tahun  Baginda  Raja  Harun  Al  Rasyid ingin  mengalahkan  Abu  Nawas.  Namun  perangkap-perangkap yang selama ini dibuat semua bisa diatasi dengan cara-cara yang cemerlang oleh Abu Nawas. Baginda Raja tidak putus asa. Masih ada puluhan jaring muslihat untuk menjerat Abu Nawas.   Baginda  Raja  beserta  para  menteri  sering  mengunjungi tempat  pemandian  air  hangat  yang  hanya  dikunjungi  para pangeran, bangsawan dan orang-orang terkenal. Suatu sore yang cerah ketika Baginda Raja beserta para menterinya berendam di kolam, beliau berkata kepada para menteri,   "Aku pu nya akal untuk menjebak Abu Nawas.”    "Apakah  itu  wahai  Paduka  yang  mulia  ?"  tanya  salah seorang menteri.   "Kalian  tak  usah  tahu  dulu.  Aku  hanya...

Abu Nawas Mendemo Tuan Kadi

Pada  suatu  sore,  ketika  Abu  Nawas  sedang  mengajar murid-muridnya.  Ada  dua  orang  tamu  datang  ke  rumahnya. Yang seorang adalah wanita tua penjual kahwa, sedang satunya lagi  adalah  seorang  pemuda  berkebangsaan  Mesir. Wanita  tua itu  berkata  beberapa  patah  kata  kemudian  diteruskan  dengan  si pemuda  Mesir.  Setelah  mendengar  pengaduan  mereka,  Abu Nawas menyuruh murid-muridnya menutup kitab mereka.   "Sekarang  pulanglah  kalian.  Ajak  teman-teman  kalian datang kepadaku pada malam hari ini sambil membawa cangkul, penggali, kapak dan martil serta batu.”    Murid-murid  Abu  Nawas  merasa  heran,  namun  mereka begitu  patuh  kepada  Abu  Nawas.  Dan  mereka  merasa  yaki...

Pesan Bagi Para Hakim

Gambar
Siapakah   Abu   Nawas?   Tokoh   yang   dinggap   badut namun   juga   dianggap   ulama   besar   ini?   sufi,   tokoh   super   lucu yang   tiada   bandingnya   ini   aslinya   orang   Persia   yang   dilahirkan pada   tahun   750   M   di   Ahwaz   meninggal   pada   tahun   819   M   di Baghdad.   Setelah   dewasa   ia   mengembara   ke   Bashra   dan   Kufa. Di sana   ia   belajar   bahasa   Arab dan   bergaul   rapat   sekali   dengan orang-orang   badui   padang   pasir.Karena   pergaulannya   itu   ia mahir   bahasa   Arab   dan   adat   istiadat   dan   kegemaran   orang Arab",   la   juga   pandai   bersyair,   berpantun   dan ...